Pengertian risiko menurut AS / NZS 4360:2004 adalah sebagai peluang munculnya suatu kejadian yang dapat menimbulkan efek terhadap suatu objek. Risiko diukur berdasarkan nilai likehood (kemungkinan munculnya sebuah peristiwa) dan Consequence (dampak yang ditimbulkan oleh peristiwa tersebut). Risiko dapat dinilai secara kualitatif, semi – kuantitatif atau kuantitatif. Formula umum yang digunakan untuk melakukan perhitungan nilai risiko dalam AS/NZS 4360:2004 adalah :
‘Risk = Consequence x Likelihood”
Risk / Risiko dibagi menjadi lima (5) macam, antara lain :
1. Risiko Keselamatan (Safety Risk)
Risiko ini secara umum memiliki ciri-ciri antara lain prohabilitas rendah (low prohability), tingkat pemaparan yang tinggi (high-level exposure), tingkat konsekuensi kecelakaan yang tinggi (high -consequence accidentI), bersifat akut, dan menimbulkan efek secara langsung. Tindakan pengendalian yang harus dilkukan dalam respon tanggap darurat adalah dengan mengetahui penyebabnya secara jelas dan lebih focus pada keselamatan manuasia dan pencegahantimbulnya kerugian terutama pada area tempat kerja.
2. Risiko Kesehatan (Health Risk)
Risiki ini memiliki
ciri-ciri antara lain memiliki prohabilitas yang tinggi (high prohability),
tingkat pemajanan yang randah I(low level exposure), konsekuensi yang
rendah (low-consequence), memiliki masa laten yang pananjang (long-latency),
delayed effect efek tidak langsung terlihat dan bersifat kronik.
Hubungan sebab akibatnya tidak mudah ditentukan. Risiko ini focus pada
Kesehatan manuasia terutama yang berada diluar tempat kerja dan fasilitas.
3. Risiko Lingkungan dan Ekologi (Environmental and Ecological Risk).
Risiko ini memiliki ciri – ciri antara lain melibatkan interaksi yang beragam antara populasi dan komunikasi ekosistem pada tingkat mikro maupun mikro maupun makro, ada ketidak pastian yang tinggi antara sebab dan akibat, risiko ini focus pada habitat dan dampak ekosistem yang mungkin bisa bermanifestasi jauh dari sumber risiko.
4. Risiko Kesejahteraan Masyarakat (Public Welfare/Goodwill Risk)
Ciri dari risiko ini lebih berkaitan dengan persepsi
kelompok atau umum tentang performance sebuah organisasi atau produk,
nilai property, estetika, dan penggunaan sumber daya yang terbatas.
Fokusnya pada nilai – nilai yang terdapat dalam masyarakat dan persepsinya.
5. Risiko Keuangan (Financial Risk)
Cirir – ciri dari risiko ini antara lain memiliki risiko yang jangka panjang dan jangka pendek dari kerugian property, yang terkait dengan perhitungan asuransi, pengambilan investasi. Dan fokusnya diarahkan pada kemudahan pengoperasian danaspek finansial. Risiko ini biasanya menjadi pertimbangan utama, terutama bagi stacholder seperti pemilik perusahaan atau pemegang saham Ketika mengambil keputusan.

No comments:
Post a Comment